You can call me Harry, a nick name of Harry Kurniawan. Born in Palembang (South Sumatera, Indonesia) in October 15,1980, all my childhood and study are done here. 1998, after graduate from Senior High School No.3 Palembang, I moved to Yogyakarta as a student in Department of Architecture, Gadjah Mada University (GMU).
Difference life and new experience are faced here. While studied, I joined Center for Universal Design and “Diffability” (CUDD), Dept. of Architecture and Planning, GMU in May 2001. Till now still involve as researcher in this laboratory for learning, sharing and provocating the universal design for all.
2005, 1 year after completed my undergraduate study, I entered Graduate School of Engineering, GMU for Master of Architecture program; and still doing my final thesis. At the second semester of my graduated study, I am accepted as Lecturer in Dept. of Architecture, GMU. October 2006-september 2007, registered as research student of exchange program in Narumi Laboratory, Graduate School of Engineering, Osaka University, Osaka, Japan.
Dreaming to see many parts of the world, I love traveling, writing and photography. While badminton, ping pong (table tennis) and basketball are favorite refreshing and exercise items.
September 28, 2007 at 6:19 pm
Lho, mas harry di Labnya Narumi Sensei? (Narumi Kunihiro?)
hihihi, jadi tambah penasaran, yang namanya Narumi tu yang mana ya???
Bapak suka cerita,,
Hehe, suka badminton sama pingpongan juga to mas,
itsumo ganbatte kudasai!
hehe,.semangat final thesisnya..!
October 23, 2007 at 2:16 am
Hm..Hallo kak harry,..wah udah malang buana nih…, asyik juga baca kisah perjalanannya. Tambah sukses ya kak
April 10, 2008 at 2:56 pm
busyeeet.. mas mas.. nama kita sama nih… tanggal lahir nya juga…
kebetulan gila yak… hwakakkaa… kagak nyangka euyyy..
wah kapan kapan harus ngadu maen tenis meja nih… hwehwehhewhwe
April 12, 2008 at 5:59 am
seneng rasanya msh ada orang yg perhatian ma sodara2 yg difabel..
teruskan perjuangan!!
Wah… asyik bgt cerita perjalanannya, jadi keinget ma mimpiku pgen jd bacpacker keliling indonesia tercinta…hahaha…kpn ya terwujud??
April 12, 2008 at 1:44 pm
harry (ketek90): tanggal lahirnya juga sama? ccccc. nama belakangnya sama juga har?
)
hahaha ternyata nama kita memang populer ya (atau pasaran ya?
blog nya keren har. salut
tik..tik..tik..: backpacker di Indonesia? wah kapan ya bisa terwujud
soalnya kalau backpacker di Indonesia kekuatan mental nya harus 300% nih
karakter negara, geografis dan budaya nya beda sekali
iya sebenarnya memperhatikan difabel kan memperhatikan diri kita sendiri juga tik. nanti juga kan akan jadi tua (kalau umur panjang); atau kalau pas sakit, semua kemampuan jadi berbeda. jadi sebenarnya juga buat persiapan diri sendiri ke depan.
salam kenal semuanya.
May 7, 2008 at 3:32 pm
wah, bapak masih muda sudah melanglangbuana sampai ke mana-mana, gimana caranya pak? Saya juga ingin muter-muter Indonesia dulu saja, besok kalau sudah punya uang kaya bapak, saya akan menelusuri jejak bapak ke luar negeri.
saya sudah melihat foto-foto bapak di photoblog. Bagus-bagus, tapi kok fotonya gak ada yang dari dalam negerinya? Budaya Indonesia juga kan menarik untuk di angkat.
sukses pak. biar cepet kelar thesisnya.
Pak, kalau boleh tanya, dulu waktu pak Harry kuliah, PKMnya dapat award? saya dengar cerita hanya setengah-setengah saja dari kakak angkatan, PKMnya membahas tentang fasilitas difable di malioboro itu ya? kalau boleh tau lebih jelas pembahasannya tentang apa saja?
thx
May 8, 2008 at 1:29 pm
beberapa memang pakai uang sendiri, tapi kalau yang jauh-jauh itu dibayari orang
(tidak punya kalau sebanyak itu)
caranya ya lewat beasiswa la
pertama ke Jepang itu untuk konferensi, nah dari penyelenggaraan ada scholarship untuk itu
ya tidak 100persen tapi sudah sangat membantu untuk mengambil kesempatan mengenal dunia luar la
bahkan dari kenal dengan orang di konferensi itu, beliau menawarkan untuk membiayai keikutsertaan di konferensi berikutnya yang di montreal
kuliah di ars ugm kan? ntar kan ada kesempatan beasiswa singkat ke jepang, jangan lupa dicoba la
jalan2 ke luar negeri menurutku lebih mudah dari jalan2 di dalam negeri la
salah satu kekurangan kita itu yang paling utama adalah informasi
nah ini yang penting untuk meng-arrange sebuah perjalanan kan?
malah salut untuk orang2 yang bisa keliling indonesia la
terima kasih. iya mudah2an thesis nya cepat selesai
PKMnya tentang aksesibilitas di stasiun tugu, tapi tidak berhasil dapat award
ya jadi PKM nya itu mencoba merencanakan bagaimana stasiun tugu jadi fasilitas publik yang aksesibel
jadi kita mengusulkan beberapa item penambahan dan perubahan
kalau kegiatan PKM nya sendiri, ada survey dan juga pameran untuk sosialisasi
gimana, mau ikut PKM? sudah lama arsitektur ugm tidak lagi ikut di PIMNAS
padahal banyak sekali kemungkinan yang bisa dibahas oleh anak2 arsitektur
coba saja la
sukses selalu
terima kasih
May 23, 2008 at 1:04 pm
Jalan-jalan ke dalam negeri gampang saja pak, asal ada bekal makan, bensin, dan uang seperlunya, terus mampir ke rumah saudara. Semuanya itu mudah asal ada akses Pak.. Bisa dicoba kok Pak. coba saja.
bapak senang bagi-bagi pengalaman ya..Tapi bapak sepertinya tidak hanya ke Jepang, Thailand juga? itu beasiswa semua? Bapak orang yang punya banyak lucky, tidak semua orang punya kesempata seperti bapak. ya semoga saja saya juga beruntung seperti bapak, TOEFLnya bisa naik, nanti bapak juga saya doakan s2nya cepat selesai, kan lumayan nanti gajinya bisa naik, jobnya juga tambah banyak. Kapan Pak selesainya?
Bapak punya tema menarik apa untuk diajukan ke PKM? Saya masih bingung mencari Tema. Bingung tanya siapa. Tidak ada yang membimbing. tapi karena bapak baik hati, saya tanya bapak saja.
Kalau bapak ikut PKM apa? PKM-P, Kewirus, atau apa? Modal yang diberi 6jt, jadi semuanya harus serba simple biar bisa masuk dalam proposal. Kalau dulu proposal bapak bagaimana?
terimakasih.
*Waduh, maaf pak, jadi seperti forum tanya jawab saja.
May 26, 2008 at 11:46 am
wah kalau ada saudara sih tidak masalah la
tapi kan sangat tergantung dengan keluarga jadinya
terima kasih doanya
gini saja, untuk PKM kita obrolkan saja
kumpulkan teman2 yang tertarik ikut
nanti kita diskusi
oke?
June 5, 2008 at 12:12 pm
Waa…terimakasih terimakasih pak…
saya kumpulkan kawan-kawan yang tertarik.
Bagaimana kalau selesai ujian minggu depan? Bapak ada waktu? Sekarang Bapak kan juga sedang sibuk-sibuknya mengurusi pelaksanaan ujian dan juga merazia mahasiswa.
Kalau kawasan Kotagede bagaimana Pak?Bisa diangkat untuk dijadikan tema?
***
Pak, kalau boleh tanya, setahun lalu bapak memberi nilai berapa ya untuk display STUDIO3 angkatan 06 Tugas kecil villa anak buah bu Diananta atas nama Failasufa?? (mungkin bapak lupa)
Tidak pernah ada masiswa yang tahu nilai-nilai studionya sebelum nilai akhir keluar. Tiba-tiba saja keluar nilai A B C D dan E.
thx